Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Arthritis Gout Terhadap Perilaku Pencegahan Arthritis Gout Pada Lansia Di Posyandu Kedungtangkil Karangsari Pengasih kulon Progo Yogyakarta.

          Berdasarkan hasil deskripsi kategorisasi data pengetahuan penyakit arthritis gout pada lansia sebelum pendidikan kesehatan semua responden dalam kategori cukup baik pada pre test dan post test dalam kategori kategori sangat baik sebanyak 30 orang (100,0%). Hasil Wilcoxon Match Pairs Test tersebut diketahui bahwa rata-rata pengetahuan penyakit arthritis gout pada lansia setelah pendidikan kesehatan sebesar 18,30 dan rata-rata sebelum pendidikan kesehatan sebesar 10,10. Dilihat dari nilai rata-rata pengetahuan penyakit arthritis gout pada lansia setelah pendidikan kesehatan lebih besar dari pada sebelum pendidikan. Hasil analisis diperoleh hasil ada pengaruh pendidikan kesehatan arthritis gout terhadap pengetahuan penyakit arthritis gout pada lansia di Posyandu Kedungtangkil Karangsari Pengasih Kulon Progo Yogyakarta. Menurut Kertia, 2009, Arthritis Gout merupakan peradangan pada sendi akibat kelebihan purin. Penyakit ini serin...

Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Wanita Menopause Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Gout di Kelurahan Pisangan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 39 responden (51,3%) mempunyai perilaku pencegahan penyakit Gout yang baik. Hal tersebut didukung oleh penelitian Dewi (2009) yang menyatakan bahwa sebesar 50,5% masyarakat mempunyai praktik pencegahan dan perencanaan perawatan penyakit Asam Urat yang baik. Perilaku yang dimaksud dalam penelitian ini adalah bagaimana cara wanita menopause yang belum menderita gout dapat mencegah terjadinya gout, sedangkan yang sudah menderita dapat mencegah agar tidak berkembang ke tingkat yang lebih parah. Perilaku pencegahan yang dilakukan adalah meliputi: mengurangi konsumsi makanan yang mengandung tinggi purin, mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak, mempertahankan berat badan ideal, olahraga teratur, minum air putih yang cukup, mengurangi mengkonsumsi minuman bersoda (soft drink),  dan istirahat yang cukup. Berdasarkan hasil penelitian tentang perilaku pencegahan penyakit gout, didapatkan bahwa perilaku pencegahan yang memperoleh nilai terb...

HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN PENYAKIT GOUT

  Penelitian oleh Ren, et al (2016), pola makan dengan konsumsi makanan yang tinggi protein, dalam hal ini misalnya ikan laut merupakan pemicu kejadian penyakit gout   di negara Jepang. Pola makan sangat menentukan kesehatan seseorang. Jika pola makan benar, kesehatan terjaga, sebaliknya apabila pola makan tidak benar, besar kemungkinan kita akan terkena berbagai penyakit. Ada pepatah mengatakan bahwa kesehatan manusia terletak pada perut (Fauziyah, 2013). Bila perut dijejali dengan makanan yang mengandung sampah, racun ataupun zat-zat yang sangat membayakan tubuh (Ramayulis, 2008). Penelitian ini juga mendukung penelitian oleh Festy (2010) ada hubungan pola makan dengan peningkatan asam urat pada wanita post menopouse. Penelitian lain oleh Miao (2008) menyimpulkan ada peningkatan luar biasa untuk prevalensi hyperuricemia dan asam urat, yang sangat berkorelasi dengan perkembangan ekonomi seperti yang dituturkan oleh perubahan pola makan dan gaya hidup. Penyakit pirai (gout) a...

Hubungan antara Penyakit Gout dengan Jenis Kelamin dan Umur pada Lansi

        Asam Urat pada lansia sejumlah 60 orang yang bersedia diperiksa, diperoleh 14 orang yang mengalami peningkatan dengan presentase 23,3%. Hal ini sejalan dengan penelitian dari yang menyatakan bahwa penyakit gout berhubungan dengan usia dewasa.   Penyakit gout atau asam urat tinggi dapat menyebabkan semua bentuk kematian terutama dari CVD (cardio vaskuler disease) termasuk bentuk CHD (cronic geart disease, CHF (cronic heart failure) baik kronis maupun akut, subakut dan kronis pada wanita lanjut usia, postmenopause.   Jenis kelamin pada lansia yang mengalami peningkatan asam urat secara umum adalah laki-laki, namun pada wanita lebih punya risiko lebih tinggi dari sebelumnya.   Umur pada penghuni lansia ikut mempengaruhi kejadian penyakit asam urat. Semakin bertambah umur, jika seseorang mengkonsumsi protein lebih banyak akan berakibat terjadinya penimbunan purin dalam darah. Lansia yang akan bertambah umur semestinya mampu dan dianjurkan untuk me...

PENGETAHUAN LANSIA TENTANG GOUT (ASAM URAT)

        Masyarakat seringkali memiliki persepsi yang salah tentang penyakit gout (Asam urat). Bila seseorang menderita nyeri disendi maka dikatakan mengalami gout (Asam urat). gout (Asam urat)   adalah salah satu penyakit arthritis yang disebabkan oleh metabolisme abnormal purin yang ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah. Berdasarkan data penelitian pengetahuan lansia tentang Gout (asam urat) dari 15 responden termasuk kategori kurang sebanyak 11 responden   (73%), dan mempunyai pengetahuan cukup 4 responden (27%). Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu umur, pendidikan, dan pekerjaan. Faktor usia sangat mempengaruhi terjadinya penyakit asam urat, hal ini dibuktikan banyaknya responden yang berusia lanjut yang terkena penyakit asam urat. Asam urat adalah penyakit yang belum diketahui penyebabnya ,namun terkait dengan faktor genetik atau hormonal sehingga terjadi gangguan metabolisme yang ditandai dengan meningkatnya pr...